Hukum

ABG di Aceh Terciduk Mesum di Masjid, KPAI Ingatkan Peran Guru dan Keluarga

Ketua KPAI Susanto (Foto: Istimewa)

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kasus remaja yang terciduk sedang mesum di atap lantai dua Masjid Jamik Saree, Aceh Besar. KPAI menilai tindakan asusila tidak dibenarkan di mana pun tempatnya, apalagi di tempat ibadah.

“Ini hal yang tak boleh terjadi,” ujar Ketua KPAI Susanto saat dihubungi, Senin (25/2/2019).

Dalam kasus ini, Susanto mengingatkan agar tak ada pihak yang main hakim sendiri terhadap dua remaja tersebut. KPI menyoroti peran keluarga dan guru serta kontrol masyarakat agar generasi muda tak melakukan tindakan penyimpangan.

“Kasus ini tentu harus menjadi evaluasi bersama, penguatan pengasuhan dalam keluarga, kontrol masyarakat, peran guru perlu ditingkatkan agar anak tidak melakukan hal yang tak patut,” kata dia.

Sebelumnya, dua remaja berusia 16 tahun dan 17 tahun kepergok warga sedang mesum di atas lantai dua Masjid Jamik. Video keduanya pun viral di media sosial.

Satpol PP dan WH Aceh Besar sudah menangkap dua remaja itu. Penangkapan berawal dari kecurigaan warga terhadap gerak-gerik keduanya. Saat itu, jemaah masjid baru siap melaksanakan salat magrib.

“Mereka ditangkap semalam pukul 19.30 WIB,” kata Kasat Pol PP dan WH Aceh Besar M Rusli saat dimintai konfirmasi detikcom.

Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Lembah Seulawah untuk diamankan. Namun, karena warga juga ingin mendatangi Polsek, pasangan tersebut dibawa ke Mapolres Aceh Besar untuk mencegah hal buruk terjadi pada kedua remaja tersebut.

“Tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB, keduanya kita bawa ke Satpol PP dan WH Provinsi. Sementara mereka ditahan di sana karena di Satpol PP-WH Aceh Besar fasilitasnya kurang memadai,” ungkapnya.

Sumber: detikcom

aceh mesum hukum cambuk

Berita Popular

To Top