Bisnis

Haji Uma Minta Maskapai Segera Turunkan Harga Tiket Pesawat ke Aceh

Haji Uma berbicara dalam kunjungan kerja bersama rombongan Komisi II DPD RI ke Bandara Kuala Namu

Jakarta – Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma meminta Pemerintah Pusat hadir dan turun tangan untuk menemukan solusi atas persoalan mahalnya tiket pesawat.

Seperti diketahui, tiket pesawat rute Aceh ke Jakarta dan juga Jakarta ke Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara yang merupakan pintu masuk transportasi udara menuju Aceh.

Hal tersebut disampaikan Haji Uma, Selasa (19/2/2019), setelah menyelesaikan kunjungan kerja bersama rombongan Komite II DPD RI ke Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara yang dilakukan pada Jumat, 15 Februari 2019.

Menurut Haji Uma, melambungkannya harga tiket pesawat dengan rute Jakarta-Aceh maupun rute Jakarta ke Sumatera Utara saat ini sangat memberatkan masyarakat Aceh sebagai pengguna jasa moda transportasi udara.

Tidak hanya itu, dengan harga tiket saat ini juga sangat merugikan bagi perekonomian dan sektor pariwisata Aceh.

“Dengan kebijakan harga tiket pesawat saat ini sangat memberatkan masyarakat serta merugikan daerah, karena itu paska melakukan kunjungan kerja ke Bandara Kuala Namu kita mendesak maskapai agar secepatnya menurunkan harga tiket pesawat. Pemerintah pusat melalui Kemenhub juga harus hadir mengatasi masalah yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” ujar Haji Uma.

Haji Uma juga menuturkan, dari hasil kunjungan kerja ke Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara, Komite II DPD RI mendapat penjelasan dari pihak maskapai bahwa masih tingginya harga tiket dikarenakan biaya avtur (bahan bakar pesawat) yang mencapai 30-40 persen, namun di sisi lain harga avtur dunia saat ini sedang turun.

“Dengan dasar harga avtur dunia yang sedang turun saat ini, tidak ada alasan bagi maskapai untuk tidak menurunkan harga tiket. Dalam masalah ini, kebijakan maskapai Garuda Indonesua yang pada waktu sebelumnya telah menurunkan harga tiket yang katanya 20 hingga 40 persen, namun faktanya harga tiket masih relatif mahal,” ungkap Haji Uma.

Diakhir pernyataannya, Haji mengungkapkan bahwa dari hasil kunjungan kerja Komite II DPD RI ke Kuala Namu akan menjadi pertimbangan untuk tindaklanjut rencana mengundang Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan.

Selain itu pihak Pertamina untuk membahasa lebih lanjut serta mengambil langkah-langkah terbaik bagi penanganan masalah harga tiket penerbangan nantinya.

To Top