Hukum

Pasangan Khalwat Dicambuk di Meunasah Syiah Kuala Satu Terpidana Batal Dieksekusi

Banda Aceh  – Pelaksanaan hukuman cambuk kembali dilakukan, namun salah satu terpidana batal dieksekusi karena tidak mendapatkan rekomendasi dari tim medis, Kamis 31/01/2019.

Pelaksanaan hukuman cambuk ini dilaksanakan di halaman Meunasah Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yang disaksikan oleh masyarakat umum serta para muspika setempat.

Petugas Satpol PP dan WH sedang membantu salah seorang terpidana yang telah di eksekusi. Ratno Sugito

Pelaksanaan eksekusi cambuk ini untuk dua pasang terpidana, masing-masing adalah SR dan  MF lalu A dan NS dengan tempat kejadian perkara yang terpisah.

Kedua pasang terpidana secara nyata melanggar pasal pasal 23 ayat (1) jo. Pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. H. Zainal Arifin saat diwawancarai oleh acehsatu.com  mengatakan “Pelaksanaan hukuman ini tetap akan dilaksanakan untuk siapa saja.”

Petugas mengawal salah seorang terpidana keluar dari ruang penitipan sementara. Ratno Sugito

MF, salah seorang terpidana terlihat menangis dan ingin hukuman cambuk untuk dirinya untuk tetap dilaksanakan, walau tim medis mengeluarkan rekomendasi penundaan eksekusi untuk dirinya.

MF juga telah menandatangani surat pernyataan diri siap menerima resiko apapun bila pelaksanaan hukuman tetap dilakukan atas dirinya. (*)

 

ACEHSATU.COM

Berita Popular

To Top