Umum

Warga Aceh Barat Dilarang Jual Petasan Menyambut Tahun Baru 2019

Larangan perayaan malam perayaan tahun baru dan menjual petasan

Aceh Barat – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Kabupaten Aceh Barat melarang penjualan petasan dalam menyambut pergantian tahun baru 2019. Imbauan larangan tersebut disebarkan lewat selebaran di tempat-tempat umum.

Dalam imbauan keputusan bersama, yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS, Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE, Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Kav Nurul Diyanto, Kajari Aceh Barat, Ahmad Sahruddin, Ketua Pengadilan Negeri Meulaboh, ZulFadly, SH, MH, Wakil Ketua Mahkamah Syariah Meulaboh, Syahril, S.Hi, M.H, Ketua MPU Aceh Barat Tgk.H Abdul Rani Adian, Ketua MAA Aceh Barat, Tjut Agam itu juga melarang warga muslim di Aceh Barat untuk merayakan malam pergantian tahun.

Dalam lmbauan tersebut warga Aceh Barat dilarang menjual petasan, meniup terompet, menggelar event seperti karoeke kegiatan organ tunggal (keyboard) maupun festival musik lainnya serta balapan liar.

Warga Aceh Barat yang beragama Islam juga diimbau untuk menggelar zikir, membaca Al-Quran, yasin, tahlilan, baik di Meunasah, masjid maupun pasantren pada tanggal 26 Desember 2018 untuk memperingati hari terjadinya tsunami Aceh.

Umat islam di Aceh Barat diharapkan mengambil hikmah dari momen pergantian tahun baru masehi dengan menggelar tausyiah, dzikir dan doa bersama baik di masjid, mushalla, pasantren, dan tempat ibadah lainnya.

Dalam himbauan bersama tersebut warga non muslim diminta untuk menghormati Syariat Islam dan adat istiadat yang berlaku di Kabupaten Aceh Barat.

Berita Popular

To Top