Umum

80 Rumah Transmigrasi di Aceh Jaya Terbengkalai

Foto@ajnn.net

Aceh Jaya Sebanyak 80 unit rumah bantuan pemerintah yang diperuntukan untuk transmigrasi lokal di Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya dinilai sia-sia dan mubazir.

Pasalnya rumah transmigrasi lokal tersebut tak dihuni oleh pemiliknya dan kini sudah terbengkalai. Selain itu, rumah yang mulai ditumbui semak belukar tersebut juga sudah mulai rusak akibat tak ada penghuni.

Sementara itu, Keuchik Gampong Paya Seumantok, Jailani menyampaikan bahwa sebanyak 80 unit rumah transmigrasi yang berada di desanya tersebut dibangun pada tahun 2010 lalu, dan tidak pernah dihuni secara tetap oleh pemiliknya.

Baca juga:  Lima Bocah Terseret Ombak Laut di Calang, Empat Selamat Satu Hilang

“Dari awal dibangun rumah itu memang tidak dihuni secara tetap oleh pemiliknya, karena mereka hanya berkebun disana,” kata Keuchik Jailani, Rabu (6/2).

Selain itu, kata Jailani, sebagian dari pemilik rumah tersebut juga sudah menjual atau diganti rugi oleh orang lain yang di luar Desa Paya Seumantok.

Baca juga:  Warga Aceh Jaya Resah Harimau Berkeliaran di Dekat Pemukiman

Apalagi, katanya, rata-rata pemilik rumah transmigrasi tersebut juga punya rumah di tempat lain, sehingga ada yang sudah diganti rugi dan ada yang memilih tinggal di tempat lain.

“Sebenarnya jika tidak diganti rugi oleh warga desa lain dan rumah tersebut dikelola oleh desa bisa saja kami berikan kepada keluarga yang belum punya rumah sendiri,” ujar Jailani.

Baca juga:  Konflik Galian C, Alat Berat dan Mobil Truk Milik PT Wirataco Dirusak Warga

Ia berharap kedepan agar segera difungsikan oleh pemilik supaya tempat tersebut hidup kembali seperti dulu kala sebelum konflik Aceh.

“Saya juga berharap kedepan dapat dibangun lagi rumah di tempat tersebut untuk masyarakat yang tidak punya rumah,” katanya.

 

Sumber: Ajnn.net

 

  • 31
    Shares

Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat akurat dan berkualitas kepada masyarakat aceh nasional dan dunia ?

Copyright © 2019 Kabaracehnews.com. All right reserved

Ke Atas