Diduga Curi Kopi, Pelajar di Bener Meriah Meninggal Dipukul Pakai Senapan Angin

675 views

Bener Meriah – Dimas Ariseto (16) warga Kampung Bener Kelipah Utara, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah meninggal dunia setelah dipukul menggunakan senapan angin oleh Sahrul (35) warga Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Bener Meriah.

“Korban dipukul karena diduga mencuri kopi di gudang milik Sahrul (pelaku),” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi Stira Putra kepada Ajnn, Kamis (28/3).

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Bener Meriah pada Rabu (27/3) kemarin.

Baca juga:  Ibu Angkat Meninggal dunia, Jokowi Turut Berduka Cita dan Kirim Papan Bunga

Kronologi kejadian kata Iptu Yudi, bermula saat pelaku mendapat laporan dari seorang warga bahwa di rumah kebun (gudang) milik pelaku ada terlihat cahaya lampu sepeda motor.

Mendapat informasi tersebut, pelaku dibantu warga tersebut langsung menuju ke arah gudang dengan membawa senapan angin.

Saat ditengah perjalanan menuju kebun, pelaku bertemu dengan Dimas Ariseto (korban-red) yang diboncengi oleh temannya Iwan Aradi menggunakan sepeda motor Supra X 125.

“Ketika berpapasan di jalan, pelaku langsung memukul korban dengan senapan angin hingga korban bersama temannya Iwan Aradi terjatuh dari sepeda motor,” kata Iptu Yudi.

Baca juga:  Kadishub Kota Banda Aceh Muzakir Tulot, diduga Memukul Keuchik Samsul

Setelah terjatuh, lanjut Iptu Yudi, pelaku kembali mengayunkan senapan angin ke kepala korban. Sementara teman korban bernama Iwan Aradi berhasil melarikan diri.

“Karena dipukul dibagian kepala menggunakan senapan angin, akhirnya korban meninggal dunia,” ungkap Iptu Yudi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku berikut barang bukti berupa satu pucuk senapan angin yang sudah patah telah diamankan di Polres Bener Meriah.

Sumber: Ajnn.net

 

bener meriah pemukulan

Posting Terkait