Aceh

Dipulangkan ke Aceh, hanya ini permintaan Samsul Bahri kepada Haji Uma

arga memadati kediaman SB di Aceh Utara untuk menyaksikan kepulangan pemuda itu saat bertemu keluarganya yang di dampingi anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman atau Haji Uma dan timnya, Minggu (9/2/2020) ANTARA/HO

Lhoksukon, – Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman atau Haji Uma telah memulangkan Samsul Bahri (22) dari Jakarta ke kampung halamannya di Kabupaten Aceh Utara untuk bertemu dengan keluarganya.

Pemuda ini viral dalam beberapa hari terakhir karena secara terangan- terangan menyatakan pindah keyakinan melalui media sosial facebook saat dia masih di ibu kota.

Haji Uma yang dihubungi Antara di Aceh Utara Senin mengatakan SB telah diantarkan ke rumahnya pada Minggu (9/2) siang untuk bertemu keluarganya sebelum akhirnya diantar lagi ke sebuah pesantren di Bireuen.

Pertemuan SB dengan keluarga berlangsung beberapa jam, suasana haru pecah karena mereka sudah lama tidak berjumpa, apalagi mendapat kabar sang anak telah berpindah keyakinan dari Islam dan kini sudah kembali lagi ke rumah setelah bersyahadat.

Sementara sebelumnya kepada Haji Uma, SB telah sepakat untuk tidak kembali lagi ke Jakarta untuk merantau dan dia ingin bersekolah serta belajar agama di Aceh.

Setelah pertemuan itu, SB kembali ikut rombongan bersama Haji Uma dan tadi malam dia diantarkan ke sebuah pesantren di Bireuen.

“Sesuai dengan permintaannya, dia ingin belajar mengaji dan juga ingin bersekolah khususnya sekolah kejuruan seperti SMK agar mendapatkan kecakapan, maka kita antarkan dia ke dayah untuk mendalami ilmu agama, kemudian untuk selanjutnya kita musyawarahkan lagi agar dia bisa bersekolah,” kata Haji Uma.

Dikatakan subuh tadi SB mulai shalat berjamaah dan paginya juga sudah ikut pengajian di pesentren, meski demikian dia tetap di bawah pengawasan.

Pihak Haji Uma juga telah membelanjakan perlengkapan kebutuhan bagi SB untuk keperluanya selama di pesantren.

“Insya Allah dia akan tinggal di pesantren dan nanti akan kita musyawarahkan kembali dengan sejumlah pihak, termasuk untuk mencari solusi biaya pendidikannya dan juga dimana dia nantinya bisa mengenyam pendidikan,” terang Haji Uma.

Haji Uma mengatakan keinginan SB untuk belajar mengaji dan bersekolah adalah permintaan darinya sendiri, bukan karena ada unsur paksaan.

Kemudian Haji Uma juga menegaskan sebelumnya dirinya dan tim tidak pernah mengiming- imingi uang tunai serta materi lainnya seperti kedaraan kepada SB agar dia kembali mengucapkan dua kalimah syahadat.

“Kami hanya melakukan negosiasi yang cukup panjang secara persuasif dan tidak pernah mengiming- imingi uang maupun materi lainnya dan dia juga tidak meminta kendaraan dan lainnya, dia hanya minta agar dia dapat belajar mengaji dan bisa bersekolah lagi,” tegasnya.

Karenanya Haji Uma berharap kepada seluruh masyarakat Aceh untuk tidak menghujat SB dan sebaliknya merangkul serta menerimanya kembali sebagai saudara.

“Mari kita sama-sama berpikir langkah terbaik bagi SB ke depan,” harap Haji Uma.

Sementara sebelum dipulangkan ke kampung halamannya padi Minggu siang kemarin, SB dan Haji Uma yang di dampingi Safrizal (Toke Dan) beserta stafnya terlebih dahulu bertemu Tgk H Muhammad Ali atau akrab disapa Abu Paya Pasi dan Tgk. H. Muhammad Daud atau lebih dikenal dengan Abu Lueng Angen di Dayah Bustanul Huda, Gampong Alue Cek Doi, Julok, Aceh Timur di acara Muzakarah Ulama ke- VIII sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di dayah setempat.

Setelah mendapatkan siraman rohani oleh kedua ulama kharismatik Aceh ini, SB juga ditawarkan untuk menempa pendidikan agama Islam di dayahnya oleh Abu Ali.

Diberitakan sebelumnya, SB yang selama ini merantau di Jakarta dan sempat pindah keyakinan dari Islam ini kembali disyahadatkan.

Pemuda ini menggegerkan publik di Aceh setelah menyatakan diri berpindah keyakinan dari Islam ke kristen melalui media sosial facebooknya, hanya dalam waktu singkat hal itu langsung viral dan menuai beragam tanggapan dari warganet terutama di Aceh.

Kabar itu kemudian diketahui Haji Uma setelah adanya warga Aceh yang melaporkan perihal tersebut.

Mendapat informasi ini, Haji Uma langsung meminta stafnya untuk menghubungi SB dan dia didapati di tempat kerjanya di sebuah warung makanan seafood di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah bertemu dan berkomunikasi, SB kemudian diajak bertemu Haji Uma dan pada Jumat (7/2) pagi dia datang untuk bertemu Haji Uma di ruang kerjanya di gedung DPD RI Senayan dan beberapa jam kemudian dia kembali bersyahadat yang dipandu Haji Uma. [[]

 

Pewarta : Zubir
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

To Top