Harga Eceran Beras lokal di Nagan Raya naik

ilustrasi@ Foto/jual beras

Nagan Raya Harga eceran beras produk gilingan lokal di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengalami kenaikan rata-rata Rp5.000 per karung (15 kg) akibat terjadi kenaikan harga saat proses penggilingan.

Pedagang beras di Pasar Impres Simpang Peut, Isman, di Nagan Raya, Senin, mengatakan para pedagang mendapat pasokan beras dari usaha penggilingan dengan perhitungan sak isi 15 kilogram dengan harga bervariasi.

“Beras yang kami jual merupakan produksi dari petani di Nagan Raya, semua barang lokal, baik yang kualitas medium maupun yang kualitas premium (lokal) kita beli dari pabrik kilang padi yang ada di Nagan Raya,” katanya.

Ia mencontohkan seperti beras lokal dengan kualitas premium merek/ cap Ayam Jago dari harga biasanya Rp140.000 per sak, naik senilai Rp5.000 per sak sehingga harus dijual dengan harga menyesuaikan Rp145.000 sampai Rp147.000 per sak.

Kemudian beras merek lain dari harga Rp155.000/sak saat ini naik menjadi Rp160.000 per sak, kemudian untuk beras kualitas premium lokal cap dua mawar dari harga Rp160.000 per sak naik menjadi Rp165.000/sak.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Nagan Raya, Diman Dasimun, menyampaikan saat ini petani setempat menaikkan harga jual gabah dan padi kepada usaha penggilingan.

Dia menjelaskan kenaikan harga beras tersebut dipicu oleh biaya produksi pengolahan gabah mengalami kenaikan, kemudian faktor lain kualitas gabah kering giling (GKG) yang dihasilkan oleh penggilingan/ pabrik padi yang bervariatif.

“Harga tampung padi yang dipotong/panen dengan menggunakan alat mesin pertanian lebih murah dari harga padi yang dipotong dengan secara manual menggunakan alat tradisional,” sebutnya.

Harga gabah panen menggunakan mesin, ditampung pabrik padi seharga Rp5.300/kg, kemudian gabah dipanen dengan cara manual seharga Rp6.000/kg, sementara yang paling banyak produksi merupakan hasil panen menggunakan alsintan.

Namun, dipastikan belum ada gejolak kenaikan berarti terkait harga jual beras di pasar daerah setempat, dari hasil pantauan dan laporan pihaknya, bahwa kenaikan harga beras masih relatif normal karena menyesuaikan.

Editor: Azhari
Sumber: Antara

  • 72
    Shares

loading...

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat akurat dan berkualitas kepada masyarakat aceh nasional dan dunia ?

ikuti kami

Copyright © 2019 Kabaracehnews.com. All right reserved