Politik

Irwansyah: Pak Jokowi Orang Kampung, Maka dia Membangun Indonesia

20190310 152120 - Irwansyah: Pak Jokowi Orang Kampung, Maka dia Membangun Indonesia
foto@ACEHTREND

Kuala Simpang – Presiden Joko Widodo yang kembali maju pada Pilpres 2019 berpasangan dengan KH. Ma’ruf Amin, merupakan tokoh yang lahir dan tumbuh dari akar rumput (rakyat kecil). Dengan latar belakang demikianlah, maka Jokowi serius membangun Indonesia dari pinggir.

Walau lahir sebagai orang Jawa, Jokowi merupakan pemimpin Indonesia yang bekerja siang dan malam untuk membangun negara dari Sabang sampai Merauke. Di Aceh saja, sejak 2014 hingga saat ini telah menggelontorkan 80 triliun pada 14 Proyek Strategis Nasional (PSN). Ini angka yang fantastis, belum dilakukan oleh presiden sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Propinsi Aceh Teungku Irwansyah, di acara konsolidasi tim pemenangan di Aceh Tamiang. Kegiatan ini digelar di Benua Raja, Tamiang, Minggu (10/3/2019).

Baca juga:  Ayah Angkat Jokowi: Jangan Fitnah Anak Saya

Bekas salah satu petinggi TNA -sayap militer GAM– itu mengatakan Jokowi adalah pemimpin yang dilahirkan oleh rakyat kecil. Sejak lahir hingga tamat kuliah tidak belajar di luar negeri. Ia bukan alumni universitas Amerika Serikat atau Eropa. Ia lulusan Universitas Gadjah Mada dan sekolah dasar hingga menengah, ditempuhnya di kampung.

Hikmah dari sekolah di dalam negeri serta tidak bersekolah di lembaga pendidikan elit, Jokowi benar-benar memahami penderitaan rakyat kecil. Sehingga ketika terpilih menjadi presiden, Jokowi bersama kompatriotnya, Jusuf Kalla, benar-benar membangun Indonesia dari pinggir.

Baca juga:  Ngabalin: Ahmad Dhani Diusir dari Surabaya itu Alhamdulillah

Jokowi bergerak membangun infrastruktur di seluruh Indonesia. Mulai dari bendungan, jalan, bandara, pelabuhan, energi listrik dan sebagainya. Jokowi benar-benar menyiapkan kebutuhan mendasar pembangunan, agar daerah di seluruh Indonesia bisa cepat mengejar ketertinggalan dari Pulau Jawa.

Itu belum lagi pengalokasian Dana Desa yang semakin besar dari tahun ke tahun, dana PKH, kartu santri, kartu Indonesia Pintar, dll, adalah tunjangan lanjung negara kepada rakyat di lapisan bawah, agar bisa bergerak, sembari pemerintah membangun infrastruktur besar. []

Sumber: ACEHTREND.COM

loading...

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.