Iskandar Dilantik Jadi Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh

Pelantikan lima pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Banda Aceh

  • 64
    Shares
Pelantikan lima pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Banda Aceh. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mencopot Rizha, dari jabatan Kepala Dinas Pariwisata setempat. Rizha diberikan jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Selanjutnya pengganti Rizha adalah Iskandar, yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Banda Aceh, dimasa kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal-Zainal Arifin.

Pelantikan Iskandar sebagai Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh berlangsung di aula balai kota, Jumat (8/2) siang. Selain Iskandar, ikut dilantik Rizha dengan jabatan baru Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, kemudian Faisal, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan T Samsuar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Baca Juga:  Sekretaris Daerah Aceh, Lantik 3 Pejabat Eselon II

Pelantikan itu dipimpin oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin. Di tempat yang sama juga dilantik dua Pejabat Eselon III yakni T Muhammad Syukri, sebagai Camat Jaya Baru menggantikan Saiful Azhar, yang mengemban jabatan baru sebagai Sekretaris pada Dinas Syariat Islam

Ada pula dua Pejabat Eselon IV yang baru yakni Iin Muhaira, Kepala Seksi Survei Sektoral pada Bidang Statistik Diskominfotik dan T Adiesta, Kepala UPTD Pasar pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.

Para pejabat tersebut dilantik berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 130 Tahun 2019. Turut hadir pada acara pelantikan tadi Sekdako Banda Aceh Bahagia, Asisten Administrasi Umum Tarmizi, para kepala SKPK dan sejumlah anggota DPRK Banda Aceh

Baca Juga:  Pemkot Banda Aceh Tolak Izin Hotel Berbintang di Sebelah Masjid Raya

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Zainal Arifin mengatakan pengangkatan pejabat struktural yang dilakukan berdasarkan pada prinsip profesionalitas, prestasi kerja, jenjang pangkat dan loyalitas.

Menurutnya, mutasi dan promosi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan sebuah proses yang dilakukan melalui Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Dengan mutasi ini diharapkan dapat membawa semangat dan energi baru bagi pemerintah kota untuk membangun Kota Banda Aceh ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, pria yang akrab disapa Cek Zainal ini mengatakan, Banda Aceh membutuhkan para aparatur pemerintah yang siap dan mampu bekerja keras, serta bersinergi dengan masyarakat untuk merealisasikan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Baca Juga:  Bupati Aceh Besar Mawardi Lantik 12 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

“Karena itu, komitmen, integritas, maupun profesionalisme aparatur pemerintah kota sangatlah dibutuhkan dalam rangka membangun birokrasi yang bersih, bebas, transparan, dan melayani, sehingga dengan demikian akan menumbuhkan kepercayaan di tengah masyarakat,” katanya.

Cek Zainal mengingatkan, tugas pelayanan publik bukanlah pekerjaan biasa dan mudah, apalagi kebutuhan dan kepentingan masyarakat semakin meningkat dan beragam.

“Saat ini di tengah-tengah era keterbukaan informasi, masyarakat selalu menuntut hak-haknya, termasuk hak untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari aparat pemerintahan,” ujarnya.

  • 64
    Shares

loading...

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat akurat dan berkualitas kepada masyarakat aceh nasional dan dunia ?

ikuti kami

Copyright © 2019 Kabaracehnews.com. All right reserved