Internasional

Jet Tempur Inggris Dikerahkan Cegat Pesawat Rusia di Laut Hitam

Ilustrasi -- Jet tempur Inggris jenis Typhoon (Press TV)

London – Sejumlah jet tempur Rusia diduga terbang di dekat wilayah udara NATO (North Atlantic Treaty Organization) di atas Laut Hitam. Angkatan Udara Inggris (RAF) lantas mengerahkan dua jet tempur Typhoon dari pangkalan militer di Rumania untuk mencegat jet tempur Rusia itu.

Seperti dilansir Press TV, Kamis (23/8/2018), insiden ini terjadi Senin (20/8) malam waktu setempat, namun RAF baru merilis pernyataannya pada Rabu (22/8) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, RAF menyebut jet-jet tempur Typhoon itu dikirimkan dari Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu dekat Constanta di kawasan pantai Laut Hitam. Jet tempur itu dikerahkan untuk mencegat dan membayangi dua jet tempur Rusia jenis Su-30 Flanker yang mengudara ke arah barat daya menuju wilayah udara NATO dari arah Crimea.

Disebutkan RAF bahwa pengerahan jet tempur semacam itu sejalan dengan NATO Enhancing Air Policing (eAP), misi yang mengklaim banyak menghadapi peningkatan aktivitas militer Rusia di wilayah Eropa Timur.

Interaksi antara Angkatan Udara Rusia dan Inggris terjadi beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir, bahkan disebut nyaris terjadi secara rutin. Pada akhir Juli lalu, dua jet tempur Typhoon dikerahkan dari Kogalniceanu untuk mencegat sebuah pesawat Rusia yang diduga terbang di wilayah udara NATO. Insiden serupa pernah terjadi pada Januari dan Mei lalu.

Diketahui bahwa empat jet tempur Typhoon milik RAF kini bermarkas di Kogalniceanu, yang juga menjadi markas operasional ratusan tentara Amerika Serikat (AS). AS sendiri yang memimpin misi eAP, juga mengerahkan empat jet tempur jenis F-15C Eagles di Bulgaria.

Crimea menjadi inti pertikaian antara Rusia dan NATO sejak wilayah Ukraina itu dicaplok oleh Rusia sekitar empat tahun lalu. Crime yang merupakan semenanjung di Laut Hitam, biasa menjadi lokasi pesawat-pesawat Rusia lepas landas saat menjalankan misi di kawasan Eropa Timur.

Rusia berulang kali membantah tudingan NATO soal peningkatan aktivitas militer di Eropa Timur. Rusia sendiri memandang NATO tengah membangun ancaman untuk negaranya. Beberapa waktu lalu, Rusia menyatakan siap berdialog dengan negara-negara NATO untuk mencegah insiden militer berbahaya di kawasan tersebut.

(detikcom)

Berita Popular

To Top