Kabar Rombongan Plt Gubernur “Sebabkan” Kecelakaan di Beutong, Ini Tanggapan Demokrat dan Pejelasan Polisi

494 views

Nagan Raya – Tim Advokasi Partai Demokrat Kabupaten Nagan Raya, Zulkarnain, menyesalkan beredarnya informasi yang menyebut rombang Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang menunggangi motor gede (moge) sebabkan kecekalaan yang melukai seorang warga di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Menurutnya pertanyaan tersebut merupakan hoax yang ditidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena pada saat kunjungan kerja Plt Gubernur Aceh ke Nagan Raya pada Sabtu 29 Desember 2018, tersebut tidak ada kejadian seperti yang disebutkan.

“Masyarakat diminta jangan mudah percaya dengan berita hoax yang mengatakan ada warga yang patah kaki akibat dari kecelakaan motor ketika mengelak Moge rombongan Plt Gubernur Aceh,” kata Zulkarnain.

Menurutnya, adanya kabar warga patah kaki tidak ada kaitannya dengan rombongan Plt Gubernur Aceh. Dimana warga tersebut mengalami kecelakaan saat menebang kayu di ladang yang membuat kakinya patah. Hanya saja saat dilakukan evakuasi berpapasan dengan rombongan Plt Gubernur sehingga timbul asumsi jika penyebab kecekaan karena tersenggol rombongan gubernur.

“Yang mengatakan ada warga patah kaki akibat dari kecelakaan motor karena mengelak rombongan Plt. Gubernur, itu sama sekali tidak benar, karena rombongan Plt. Gubernur tidak ada kecelakaan ketika melintasi di daerah itu,” sebutnya.

Baca juga:  Plt Gubernur Aceh Resmikan Kantor BPMA

Sebelumnya berita ada warga yang kecelakaan dengan rombongan Plt Gubernur dikatakan oleh Ketua Generasi Beutong Ateuh Banggalang (GBAB) Zakaria, melalui siaran pers tertulis yang diterima media ini. Menurutnya, kecelakaan terjadi di simpang KM 7, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Dalam siaran pers tersebut disebutkan, seorang warga bernama Bukhari  yang saat itu sedang pulang dari kebun terjatuh saat mengelak konvoi moge yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Akhirnya Bukhari terjatuh dan hasil ronsen Bukhari mengalami patah tulang di kaki, saat ini Bukhari sedang berobat di Ulee Jalan, Nagan Raya,” katanya.

GBAB juga mengatakan kekecewaan kepada Plt Gubernur Nova Iriansyah yang belum bersikap terkait penolakan kehadiran perusahaan tambang emas PT Emas Mineral Murni (PT EMM)di daerah mereka. Menurutnya, sampai hari ini Plt Gubernur belum bersikap apa-apa terkait hal tersebut, termasuk belum menindaklanjuti 3 poin hasil paripurna DPRA yaitu membentuk tim untuk melakukan upaya hukum terkait izin PT EMM.

Baca juga:  Plt Gubernur Aceh Bahas Peluang Investasi dengan Dubes Perancis

“Plt Gubernur tidak memberikan respons saat masyarakat mempertahankan hal tersebut, bahkan terkesan tim kunker menghalangi masyarakat untuk beraudiensi dengan Plt Gubernur,” kata Zakaria.

Sementara itu Kasatlantas Polres Nagan Raya, AKP Usman, saat dikonfirmasi mediaaceh.co  membenarnya tidak adanya kecelakaan yang disebabkan oleh rombongan Plt Gubernur Aceh di Beutong Ateuh Banggalang. Dia menjelaskan, Bukhari (42 tahun) warga Gampong Blang Puuk, Kecamatan Beutong Banggalang murni kecelakaan kerja saat menebang kayu di kebun.

Pada itu, Bukhari datang ke kebun bersama istrinya Ajidah. Pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB istrinya mengajak Bukhari pulang, namun dia menolak karena mau memotong satu batang kayu lagi. Pada saat itulah, Bukhari terjatuh dan terpental batang kayu dibagian betis kaki sebelah kiri.

“Kemudian istri korban memboncengi korban dengan menggunakan sepeda motor dari dalam kebun sampai ke jalan persimpangan kebun, kemudian istri korban meminta tolong kepada seseorang yang mengendarai mobil pick-up yang ditemuinya di jalan untuk membawa suaminya tersebut menuju puskesmas terdekat,” katanya AKP Usman.[]

demokrat plt gubernur aceh

Posting Terkait