Murniati Janda 8 Anak di Pidie ini Dapat Rumah Baru Layak Huni Sujud Syukur

2218 views

Sigli – Murniati (47) warga Gampong Kambuk, Kecamatan Mutiara, Pidie tidak pernah membayangkan bisa memiliki dan menempati rumah layak huni.

Sehari-hari, dia hanya menjalankan usaha produksi emping melinjo kecil-kecilan di rumahnya.

Dari usaha itu, dia mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk memenuhi kebutuhan hidup delapan anaknya.

Saking tingginya biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sampai-sampai untuk memperbaiki atap rumah khas Aceh yang selama ini menjadi tempat berlindung mereka, dia tak mampu.

Rumah Murniati Sebelumnya

Rumah itu merupakan satu-satunya peninggalan mendiang suami yang kembali kepangkuan Illahi lima bulan yang lalu. Kondisinya sudah sangat tidak layak untuk ditempati.

Baca juga:  Jual Sabu, Seorang Janda asal Bireuen Ditangkap Polisi di Aceh Utara

“Saat hujan, mereka harus pindah-pindah agar tidak basah karena atapnya bocor,” kata Apriadi, Ketua Jamaah Safari Subuh, Masjid Al Falah Kota Sigli, Pidie, Minggu (16/9/2018).

Kondisi ini yang kemudian menggerakkan Jamaah Safari Subuh, Masjid Al Falah Kota Sigli untuk mendirikan rumah layak huni dan dihadiahkan kepada Murniati serta delapan anaknya.

Dengan anggaran Rp 70 juta yang dikumpulkan dari para jamaah, rumah layak huni itupun kini rampung dikerjakan dan telah diserahkan.

Rumah baru yang terdiri satu kamar tamu, tiga kamar tidur, dapur dan WC tersebut dibangun di atas rumah lama yang sudah dirobohkan.

Baca juga:  Imam dan Jamaah Pria di Masjid Ini Diserbu Para Istri, Gara-gara Bahas Janda Cantik

Kondisi rumah yang ditempati dulu sudah lapuk dimakan usia, diterpa hujan dan terik matahari, kemdian hanya sebagian atap yang tersisa.

“Dengan Rp 70 juta dana dari donatur jamaah safari subuh Masjid Al-Falah, rumah impian Murniati dan keluarga bisa terwujud,” kata Apriadi.

Suasana haru mewarnai penyerahan rumah secara simbolis oleh para puluhan jamaah kepada Murniati.

Seketika dengan tetesan air mata, Murniati dan delapan anaknya sujud syukur dilantai teras rumah permanen yang didambakannya selama ini.

“Ini rumah kelima yang kami bangun, semoga bisa terus membangun dan menjadi motivasi bagi orang lain untuk membantu sesama,” kata Apriadi.

Sumber: Beritakini.co

janda rumah layak huni

Posting Terkait