Aceh

Nelayan Aceh temukan kapal penangkap ikan Sri Lanka

Warga memperhatikan kapal ikan diduga dari Sri Lanka, di kawasan hutan bakau, Gampong Deah Glumpang, Banda Aceh, Selasa (16/6/2020). (Antara Aceh/M Haris SA)

Banda Aceh, – Nelayan Aceh menemukan sebuah kapal penangkap ikan diduga dari Sri Lanka di perairan zona ekonomi eksklusif Indonesia 30 mil laut dari Kepulauan Pulo Ace, Kabupaten Aceh Besar.

Sekretaris Panglima Laot Ulee Lheue Rizal di Banda Aceh, Selasa, mengatakan kapal tersebut ditemukan terombang-ambing di laut tanpa awak.

“Kapal yang ditemukan terbuat dari fiber dan modelnya berbeda dari kapal-kapal nelayan Aceh. Kapal itu ditemukan seminggu lalu oleh nelayan Aceh yang menggunakan kapal motor dengan bobot enam GT,” kata Rizal.

Rizal menyebutkan penemuan berawal ketika nelayan Ulee Lheue, Banda Aceh, melaut untuk memancing tuna. Setelah dua hari di laut, tiga nelayan tersebut melihat kapal ikan asing.

Kemudian, tiga nelayan tersebut mendekati kapal ikan tu. Ternyata, di kapal tersebut tidak ada orang. Kondisi kapal saat ditemukan berantakan, mesin mati, dan alat jaring penangkap ikan.

“Sedangkan alat komunikasi maupun navigasi tidak ada. Kalau mesin, apakah masih menyala atau tidak, kami belum tahu,” kata Rizal menyebutkan.

Kapal ikan asing tersebut saat ini ditambatkan di Ulee Cot, sekitar hutan bakau di Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Di bagian atap kapal tertulia Ranmanika Sri Lanka. Sedangkan di lambung kapal tertulis Sea Agle, Chalana Boat Yard Rajgama.

[]

Antara

To Top