Aceh

Pangdam Iskandar Muda: Tidak Ada Eks GAM yang Jadi KKB

Proses penyerahan senjata sisa konflik ke Kodam IM. Foto: Ist

Banda Aceh – Beberapa bulan terakhir, muncul sekelompok orang bersenjata melakukan tindak kriminal di Aceh. Polisi menyebut mereka kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko memastikan tidak ada lagi eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang terlibat dalam KKB. Hal itu diketahui setelah Arief berbicara dengan mantan petinggi GAM.

“Saya sudah bicara dengan para pimpinan eks kombatan. Mereka tidak pernah melakukan kegiatan seperti itu (KKB),” kata Teguh kepada wartawan di rumah dinasnya di Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (15/5/2019).

Hari ini, Kodam Iskandar Muda menerima 12 pucuk senjata bekas konflik dari warga yang terdiri sembilan laras panjang dan tiga pistol. Selain itu, 4 granat dan 455 butir amunisi ikut diserahkan.

Teguh mengungkapkan, beberapa kelompok yang muncul belakangan, yaitu terkait dengan sindikat pengedar narkoba. Para bandar barang haram tersebut ramai membekali diri dengan senjata.

“Saat sekarang yang ada sekarang adalah kasus terkait dengan peredaran narkoba yang bersifat kriminal. Tidak ada indikasi KKB,” jelas Teguh.

“Saya sudah berbicara dengan rekan kepolisian yang ada adalah peredaran narkoba, karena bandar narkoba melindungi diri dengan senjata seperti ini. Jadi tidak mutlak bahwa ini (senjata) punya dari eks kombatan,” ungkap jenderal bintang dua ini.

Menurutnya, senjata jika dipakai oleh orang tidak bertanggung jawab dapat mengarah ke perbuatan bersifat kriminal. Teguh mengimbau warga yang masih menyimpan senjata api agar menyerahkannya ke pihak keamanan.

“Seperti saya sampaikan kalau ini (senjata) sampai ke tangan orang tidak bertanggung jawab bisa digunakan untuk hal bersifat kriminal atau narkoba,” bebernya.

Sumber : DETIK

To Top