Kabaracehnews

Hukum

Pemkab Aceh Besar Rencanakan Operasi Gabungan Berantas Pembalak Liar

Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab

Jantho – Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab mengungkapkan bahwa Pemerintah Aceh Besar telah merencanakan operasi gabungan untuk memberantas maraknya pembalakan liar di kabupaten itu.

“Insya Allah kami sudah sepakat dengan Pak Dandim, Pak Kasdim. Ini akan kita buat operasi gabungan,” kata Tgk Husaini A Wahab atau yang akrab disapa Waled ini pada wartawan usai menghadiri Gerakan Tanam Perdana Jagung di Gampong Meunasah Teunong, Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Selasa (9/10/2018).

Menurut Waled, praktik illegal logging sesungguhnya sudah sangat mengkhawatirkan. Saat ini, kata Waled, di hutan-hutan di Aceh Besar, truk-truk lalu lalang seperti di kota.

Baca juga:  Menteri Agraria dan Tata Ruang Serahkan sertifikat tanah di Aceh Besar

Ini menandakan bahwa para pembalak liar memang sudah begitu meraja lela. “Seberapa pun keseriusan Pak Kapolres, Pak Dandim, begitu mereka pulang, para pembalak liar kerja lagi menebang pohon,” katanya.

Waled mengingatkan,gunung dan hutan-hutan sesungguhnya adalah nikmat Yang Maha Kuasa. Dia pun berharap para pembalak liar untuk segera menyadari bahwa menebang pohon bukanlah cara mencari rezeki yang baik.

“Saya berharap teman-teman kita yang di gunung menyadari, jangan mengundang laknat Allah. Kalau terjadi banjir bandang, sebanyak apapun anggaran recovery pemerintah tidak akan cukup. Bagaimana nanti mayat-mayat bergelimpangan, rumah-rumah porak poranda. Ini mudharat. Sementara yang senang (dari hasil illegal logging) itu hanya satu dua orang saja,” katanya.

Baca juga:  Hafidz 30 Juz Termuda Aceh Besar Dapat Uang Pembinaan Rp50 Juta dari Pemkab

Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa saat ini di lahan-lahan pertanian, para petani juga sedang berusaha mengais rezeki. Dan mereka membutuhkan sumber daya air agar tanamannya tumbuh dan menghasilkan.

“Tapi jika hutan dan gunung-gunung sudah gundul, maka ancaman kekeringan tinggal menunggu waktu. Karena itu segeralah sadari, mencari rezeki dengan cara merusak lingkungan akan mengundang laknat Allah,” katanya.

loading...