Kabaracehnews

Hukum

Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Sawah Aceh Tamiang Dibunuh Pacarnya

Pelaku pembunuhan yang merupakan pacar korban. Foto: Ist

Aceh Tamiang – Mimi Suryani (22), warga Dusun Petua Saleh, Kampung Bandar Khalifah, Kecamatan Bendahara, yang ditemukan Meninggal Dunia di tengah sawah di Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Rabu (19/9) kemarin, ternyata gadis tersebut merupakan korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri.

“Korban dibunuh pacarnya karena kesal dilarang pergi ke Banda Aceh untuk bekerja,” kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK saat konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Kamis (20/9/2018).

Sebelum dibunuh, kata Kapolres, antara korban dengan tersangka sempat cek cok mulut. Karena korban bersikeras tidak mau ditinggal pergi oleh pacarnya yang ingin pindah ke Banda Aceh dengan alasan cowoknya untuk bekerja.

Tak terima dilarang ke Banda Aceh, pacarnya bernama Ikhsan alias Bawel (25), warga Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, merasal kesal, sehingga pelaku tega menganiaya korban dengan cara mencekek lehernya hingga pingsan.

Baca juga:  Tersangka Pembunuh Sadis Guru Honor SDN Lueng Bata di Tangkap

“Korban pertama sekali dicekek di dalam sebuah gubuk di sekitar lokasi korban ditemukan tewas,” kata Kapolres.

Setelah korban pingsan, tambah Kapolres, lalu tersangka membopong tubuh korban ke tengah sawah. Dan parahnya, setelah sampai di tengah sawah, pelaku kembali menjerat leher korban menggunakan batang padi hingga tewas.

Usai memastikan korban sudah tewas, kemudian tersangka mengambil telepon genggam, perhiasan dan sandal milik korban guna menghilangkan jejak lalu pelaku pergi meninggalkan korban di tengah sawah.

Korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di tengah sawah, Aceh Tamiang. Foto:

Setelah meninggalkan korban, sambung Kapolres, pelaku kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada kakak iparnya sambil meminta bantu yang selanjutnya tersangka disuruh ke rumah saudara mereka di Kabupaten Pidie Jaya.

Baca juga:  Pelaku Pembunuh Murdani Karyawan PT Mapoli Raya, Ditangkap di Medan

Tersangka berhasil ditangkap Tim Opsnal Satreskrim pada Kamis (20/9) sekitar pukul 02.45 WIB di rumah saudaranya di Dusun Bate Keramat, Desa Muko Dayah, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Tersangka ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa, satu ikat batang padi, satu pasang pakaian, satu buah kalung warna kuning, satu pasang anting warna kuning dan satu unit sepeda motor honda beat yang digunakan melarikan diri ke Pidie Jaya.

“Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkap Kapolres.

Sumber:ajnn

loading...