Prabowo Sebut Pertahanan RI Lemah, Menhan Contohkan Israel Vs Negara Arab

496 views

JakartaMenhan Ryamizard Ryacudu mengkritisi pernyataan capres Prabowo Subianto yang menilai pertahanan negara Indonesia masih lemah. Menurutnya, pernyataan Prabowo itu tidak tepat.

“Mungkin bukan rapuh begitu maksudnya, mungkin ada di satu tempat lah,” kata Ryamizard di kantor Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

“Tapi kalau pertahanan kita, kalau saya Menteri Pertahanan ya nggak rapuh lah. Masak nomor 10 rapuh? Nomor 10 dari 193 negara tuh. Dari sana saja kita lihat,” sambungnya.

Ryamizard menyebut pertahanan Indonesia merupakan nomor 10 terkuat di dunia. Dia membenarkan bahwa alutsista Indonesia tidak sekuat sejumlah negara lain, namun yang utama menurutnya adalah kekuatan rakyat.

Baca juga:  Jokowi-Ma'ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo-Sandiaga Nomor 2 di Pilpres 2019

“Kalau kata Pak Prabowo itu alutsista, memang alutsista kita nggak sekuat yang lain, tapi kalau pertahanan bukan alutsista, orangnya,” kata Ryamizard.

“Coba lihat Israel tujuh juta setengah (jumlah penduduk), nggak ada bisa Arab menghancurkan dia. Kenapa? Begitu terancam, jadi satu tuh tujuh setengah juta. Apalagi di sini (Indonesia) 250 juta (penduduk) bersatu nggak bisa mengalahkan kita. Itu,” sambung Ryamizard menegaskan.

Sebelumnya, Prabowo menyoroti pentingnya peningkatan anggaran pertahanan. Dia melihat dalam hal inilah anggaran pertahanan Indonesia lemah.

“Saya ingat adagium mengatakan bahwa strong will do what they can and the weak suffer what they must, yang kuat akan berbuat sekehendaknya yang lemah harus menderita. Karena itu, saya menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah, jauh dari yang diharapkan. Kenapa? Karena kita tidak punya uang, karena itu kita harus menjaga keuangan kita ke mana,” kata Prabowo seusai debat capres di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).

Baca juga:  Mulai Pembangunan Tol Aceh, Jokowi Juga Resmikan Masjid Trienggadeng

Prabowo dalam debat capres mengatakan anggaran pertahanan Indonesia berada di angka 0,8 persen dari GDP (gross domestic bruto). Dia pun membandingkannya dengan anggaran pertahanan Singapura yang disebutnya 3% dari GDP. (hri/fdn)

 

Sumber: detikcom

 

jokowi menhan menhan ryamizard ryacudu pertahanan indonesia pilpres 2019 prabowo subianto ryamizard ryacudu tni

Posting Terkait