Protes Air Macet, Warga Cot Lamkuweuh Meuraxa Bongkar Meteran Air

84 views

Banda AcehWarga Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa melancarkan aksi protes terhadap Pemerintah Kota Banda Aceh yang dinilai belum berhasil menuntaskan permasalahan air bersih, Minggu (4/8/2019).

Sebagai bentuk protes, warga Cot Lamkuweuh membongkar meteran air dari rumah mereka masing-masing. Bahkan masyarakat juga menggantikan nama dinamo air itu dengan sebutan dinamo angin.

Disampaikan, permasalahan air di Cot Lamkuweuh sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan. Selama ini, untuk mendapatkan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy, warga harus begadang hingga tengah malam sampai pukul 02.00 WIB dini hari.

Baca juga:  Aksi Untuk Muslim New Zealand di Banda Aceh

“Lebih ironis lagi rumah yang saling bersebelahan pun kadang tidak sama waktu mengalirnya, bahkan ada yang tidak mengalir. Kami tidak mengerti kenapa ini semua bisa terjadi padahal sebelumya air di gampong kami mengalir Iancar,” kata salah seorang peserta aksi, Hendra.

Kekecewaan masyarakat Cot Lamkuweuh bertambah, disaat air tidak mengalir, mereka malah tetap harus membayar tagihan setiap bulannya.

“Hal ini sangat kami sesalkan, sampai kapan kami harus seperti ini terus. Kesabaran kami sebagai warga sudah sampai pada puncaknya karena segala upaya sudah kami usahkan, tetapi air tetap tidak mengalir,” ujarnya.

Baca juga:  Tiga daerah di Aceh kerja sama kembangkan pariwisata

Dalam aksi ini, masyarakat juga menggantungkan dinamo air ke atas gapura gampong tersebut. Mereka juga menempelkan kertas karton dan spanduk bertuliskan kritikan keras terhadap Wali Kota Banda Aceh.

Beberapa tulisan kritikan pedas yang disampaikan melalui alat peraga itu diantaranya, “Pak wali, kami tidak minum dan mandi dengan janji. Bek Lale Ngon Festival, Neu Pike Kiban Cara PDAM Beulancar. Rakyat bukan kelelawar menjaga air tiap malam,” tulis Warga.

air pdam banda aceh

Posting Terkait