Hukum

Sepasang Remaja di Aceh Utara Digerebek Saat lagi Memadu Kasih di Sebuah Gubuk

Aceh Utara – Seorang Remaja berinisial SN (16) di Kabupaten Aceh Utara kedapatan sedang memadu kasih bersama pacarnya yang berinisial MRT (25) di Sebuah gubuk, diakui SN, hal tersebut terjadi karena termakan oleh bujuk rayu pacarnya.

Saat ini SN sudah dikembalikan ke keluarganya oleh penyidik Reserse Kriminal dan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara.

SN dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dalam kapasitasnya sebagai saksi korban dengan MRT (25) asal dari Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Ia juga dimintai keterangan sebagai saksi atas keterlibatan MRT mengonsumsi dan memiliki narkotika jenis ganja dan sabu-sabu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah terpergok sedang memadu kasih atau hubungan layaknya suami istri dalam sebuah gubuk sawah di kawasan Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (8/8/2019) sepasang kekasih tersebut langsung kabur bahkan pria berinisial MRT (25) kabur dalam kondisi tanpa celana dan baju ke areal persawahan warga.

Sedangkan yang wanita, SN kabur ke pemukiman warga. Namun, wanita tersebut masih mengenakan pakaian dan rok, hanya saja pakaian dalamnya tertinggal di gubuk tersebut.

“Ia mengaku dijemput oleh pacarnya, kemudian diajak ke gubuk di persawahan kawasan Desa Rambot. Sesampai di sana, SN sempat melihat MRT bersama temannya isap sabu di gubuk tersebut,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada awak media.

Kemudian setelah isap sabu, teman MRT meninggalkan lokasi tersebut.

Lalu tinggal MRT dengan SN di gubuk tersebut.

Kemudian MRT mulai merayu dan membujuk agar SN memenuhi permintaannya.

Lalu, karena terus didesak berkai-kali dan SN sendiri di lokasi itu, sehingga memenuhinya dengan terpaksa.

“Jadi SN memenuhi permintaan tersangka karena tekanan tersangka,” ujar Kasat Reskrim.

Padahal SN baru berkenalan dengan MRT baru sekitar tiga bulan yang lalu.

Saat melakukan perbuatan tersebut, tiba-tiba datang polisi ke lokasi.

Untuk memastikan terjadi persetubuhan tersebut, penyidik juga sudah membawa gadis remaja tersebut ke rumah sakit untuk divisum.

“Tapi perbuatan pencabulan terhadap korban memang sudah terjadi dan itu diakui korban sendir,” katanya

To Top