Kabaracehnews

Hukum

Soal ganja di Pendopo Ada Unsur Sabotase, Bupati Aceh Barat akan Lapor ke Presiden

Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS,

Aceh Barat – Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS., menduga ada unsur sabotase dalam penangkapan tersangka pengedar ganja di Kompleks Pendopo Bupati Aceh Barat, Kamis, 13 September 2018 lalu.

Menurut Ramli, berdasarkan rekaman CCTV di pendopo bupati, pelaku datang seorang diri masuk ke dalam pendopo, kemudian meletakkan bungkusan ganja di atas plafon lantai dua dan di halaman kompleks pendopo bupati.

“Yang mengherankan, dua menit setelah pelaku meletakkan ganja di dalam pendopo, baru ditangkap polisi. Penangkapannya di luar pendopo, lalu pelaku digiring ke dalam bangunan pendopo,” kata Ramli kepada portalsatu, Minggu, 16.September 2018, siang.

Ramli mengatakan, kejadian tersebut mencoreng citra pendopo serta menyakiti hati warga Aceh Barat. Oleh karena itu, ia berniat melaporkan adanya dugaan sabotase dalam penangkapan tersebut ke presiden. Dia menilai terdapat kejanggalan dalam penangkapan itu.

Baca juga:  Geledah Ruko Penjual Rokok Tanpa Cukai di Kutacane, Polisi Malah Temukan Ganja

“Saya akan sampaikan ke Presiden Jokowi terkait persoalan ini. Sehingga masyarakat dan pemerintah daerah tidak dirugikan. Sekaligus meminta perlindungan hukum kepada presiden,” tegas Ramli.

Hal ini dinilai Ramli penting demi memastikan bahwa penangkapan tersebut murni tindak kriminal tanpa ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu.

Selain ke presiden, Ramli juga akan melaporkan persoalan ini ke Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko Polhukam Wiranto, serta meminta Kapolri Tito Karnavian membentuk tim khusus untuk melakukan sterilisasi di pendopo. Agar rumah khusus bupati tersebut bersih dari berbagai barang berbahaya yang tidak diinginkan.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat membekuk seorang pengedar ganja berinisial S (47). Warga Kecamatan Johan Pahlawan itu dilaporkan nekat melakukan transaksi jual beli ganja di Kompleks Pendopo Bupati Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP H. Raden Bobby Aria Prakasa. S.I.K., mengatakan, S menyimpan ganja yang akan dijualnya di pekarangan Kompleks Pendopo Bupati Aceh Barat.

Baca juga:  Thailand Bakal Jadi Negara Asia Pertama yang Legalkan Ganja

“Saat dibekuk, S menyimpan narkotika jenis ganja siap edar tersebut di pekarangan Kompleks Pendopo Bupati Aceh Barat,” kata Bobby kepada awak media, Kamis, 13 September 2018.

Setelah menemukan satu bungkus ganja kering yang dibalut dengan kertas koran, tim kepolisian kembali melakukan penggeledahan di sekitar lokasi dan menemukan dua bungkus ganja lainnya yang disimpan di plafon Pendopo Bupati Aceh Barat.

Bobby mengatakan, tersangka S merupakan pekerja bangunan yang sedang memperbaiki pendopo. S mengaku sudah dua kali bertransaksi ganja di pendopo.

“Total berat barang bukti berupa ganja kering yang diamankan mencapai 250 gram. Tersangka mengakui itu miliknya, yang didapat dari seorang berinisial J,” sebut Bobby.[]

Editor: portalsatu.com

loading...