Kabaracehnews

Hukum

Tim Saber Pungli OTT di Dinas Pendidikan Aceh Utara

Petugas memperlihatkan barang bukti yang berhasil diamankan dalam OTT di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara,

Lhokseumawe – Tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polisi Daerah (Polda) Aceh melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara di kantor dinas setempat yang ada di wilayah Kota Lhokseumawe.

OTT yang mulai dilakukan pada Senin (17/9) malam itu terkait dugaan pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) di Aceh Utara.

Informasi yang diterima Ajnn , berdasarkan dari keterangan salah seorang pelapor, setiap tahun dana (BOP PAUD) yang masuk ke rekening mereka berjumlah Rp 30 juta, angka tersebut dihitung dari jumlah murid PAUD dan TK dimana masing-masing murid memperoleh dana sebesar Rp 600 ribu. Dana (BOP PAUD) tersebut digunakan untuk keperluan para murid PAUD dan TK, diantaranya kebutuhan gizi anak-anak, belanja alat tulis dan lain sebagainya.

Baca juga:  OTT Pejabat Disdik di Aceh Barat, Polisi Tetapkan Lima Tersangka

Sementara itu, fakta dari pelapor juga menyebutkan, bahwa pihak oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara meminta kepada pihak PAUD dan TK agar dana (BOP PAUD) sebesar Rp 30 juta itu disetor kepada pihak Dinas Pendidikan Aceh Utara sebesar Rp12 juta.

Barang bukti yang diamankan dari pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

Sebagai biaya perencanaan dan biaya administrasi pihak dinas sekaligus persen dari dana (BOP PAUD) yang diterima, dari pemotongan tersebut maka dana (BOP PAUD) tersisa hanya Rp 18 juta saja.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak PAUD dan TK lainnya di Kabupaten Aceh Utara juga membenarkan tentang hal serupa yaitu pemotongan dana (BOP PAUD) dengan jumlah yang bervariasi.

Baca juga:  Pejabat Dinas Pendidikan Aceh Barat, Terjaring OTT oleh tim Saber Pungli, ini Kasusnya

Sementara itu, Kasipenkum Kejati Aceh Munawal saat
dikonfirmasi ajnn membenarkan terkait OTT tersebut yang dilakukan langsung tim gabungan Kejati dan Polda Aceh, dan hingga pukul 16.50 WIB masih berlangsung proses pemeriksaan di kantor dinas tersebut.

“Benar, ada OTT di dinas itu. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan konfirmasi langsung Tim Saber Pungli Polda Aceh,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim saber pungli Polda Aceh, saat dihubungi ajnn belum menjawab panggilan teleponnya. Dan pesan singkat yang dikirim ajnn belum kunjung dibaca dan di balas. Sementara Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, juga tidak memberikan jawaban.

 

Sumber: ajnn.net

loading...